Yang Terbaik

Aku tahu engkau sekarang sedang sibuk memperhitungkan. Menambah nambahkan semua kemungkinan terburuk dan terbaik yang terbesit dikepalamu. Menghitung sekian banyak senyum dan sedih yang mungkin hadir dalam keputusan yang akan diambil. Sibuk terus menghitung hingga entah kapan kau akan berhenti, kembali ke dunia nyata, namun tak yakin sudah berhasil menjumlahkan atau belum.

Aku tahu engkau mungkin juga sedang sibuk menelaah. Apa, Siapa, Darimana, dan berbagai pertanyaan pertanyaan untuk menguatkan hatimu apakah pilihan hidup yang akan kau ambil ini benar. Meski rasanya, ada saja yang terus membuatmu goyah.

Aku tahu engkau sekarang sedang sibuk menimbang. Antara kerasnya realita yang kau hadapi sekarang, merasakan pahit dan getirnya. Dengan harapan kedepan yang nampak cukup manis untuk dibayangkan namun tak yakin akan menjadi kenyataan. Serba meragukan.

Aku tahu,

karna aku juga pernah disibukkan dengan keraguan, goyah, dan rasa tidak yakin yang mungkin serupa dengan yang kau alami. Tenang, kita memang sudah difitrahkan memiliki rasa ini. Rasa yang nantinya akan mendewasakan fikiran kita, rasa yang nantinya mengokohkan hati kita.

Bersyukur, dalam menentukan segala pilihan, aku dan kamu pernah dikenalkan dengan aturan hidup yang hakiki. Yang memberikan garis, menyuguhkan sejarah dan menyajikan janji. Serta doa, dimana sejatinya dibalik semua pengharapan selalu berbuah jawaban „iya“.

Mungkin ini yang aku rasa lebih dari cukup untuk meyakinkan yang terbaik.

Berlin, 25 Januari 2016 | Satria Wannamba Putra

Advertisements

Kommentar verfassen

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden / Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden / Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden / Ändern )

Google+ Foto

Du kommentierst mit Deinem Google+-Konto. Abmelden / Ändern )

Verbinde mit %s