Setengah Berlalu

Sudah setengah jalan bulan ini berlalu. Bulan yang seharusnya menjadi gudang penimbun bekal perjalanan 11 bulan nanti. Bulan yang selayknya menjadi danau pemantul cerminan cerita 11 bulan kemarin. Bulan yang didalamnya ditaburkan rangkaian melati ampunan, juga disuguhkan bertumpuk hidangan rahmat.

Tapi sudah setengah jalan bulan ini berlalu, Apa saja yang sudah raga ini perbuat? Apakah habis hanya menahan haus tapi lupa menahan dahaganya mata melihat? Apakah habis hanya menahan lapar tapi tak sanggup menahan rakusnya mulut berkata?

Hai bulan, kenapa harus terburu buru? kenapa engkau begitu cepat berlalu sedang aku belum siap berlari? berhentilah dulu, izinkan aku menikmati keindahanmu sembari memperbaiki diri. Sembari menengadahkan wajah kepada Yang meninggikanmu, juga meninggikanku. Sembari menundukkan hati kepada Yang memperhatikanmu, juga memperhatikanku.

Masih ada kurang dari setengah jalan lagi hingga bulan ini berlalu, lalu atas alasan apalagi aku harus menunggu?

 

Berlin, 21 Juni 2016 | Wanna

Advertisements

Kommentar verfassen

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden / Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden / Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden / Ändern )

Google+ Foto

Du kommentierst mit Deinem Google+-Konto. Abmelden / Ändern )

Verbinde mit %s